Jerawat yang muncul di area alis memang terasa mengganggu. Selain membuat penampilan jadi kurang maksimal, jerawat di area ini juga bisa terasa nyeri dan sulit disamarkan dengan makeup. Nah, untuk mengatasinya secara efektif, kamu perlu tahu dulu apa saja penyebab jerawat di alis dan bagaimana cara menanganinya dengan benar.
Untuk mengetahuinya, simak sampai tuntas artikel di bawah ini!
Jerawat yang muncul di alis bukan tanpa sebab. Banyak faktor yang bisa memicu munculnya jerawat di area ini, mulai dari kebiasaan kecil yang tidak disadari hingga kondisi kulit yang memang sedang tidak stabil. Berikut beberapa penyebab paling umum yang bisa membuat jerawat muncul di sekitar alis:
Kulit di sekitar alis tetap menghasilkan minyak (sebum) seperti bagian wajah lainnya. Ketika minyak ini bercampur dengan sel kulit mati, pori-pori bisa tersumbat dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab jerawat.
Apalagi jika kamu jarang membersihkan area alis secara menyeluruh saat mencuci muka, penumpukan ini akan makin parah.
Pensil alis, pomade, atau eyebrow gel adalah produk yang sering dipakai untuk mempercantik bentuk alis.
Namun, residu dari produk-produk ini bisa menyumbat pori jika tidak dibersihkan dengan baik. Ditambah lagi, kandungan tertentu dalam makeup bisa saja memicu iritasi atau reaksi alergi pada kulit sensitif, sehingga memunculkan jerawat.
Baca Juga: 7 Macam-Macam Jerawat dan Cara Mengatasinya Efektif
Mencukur atau mencabut alis merupakan salah satu rutinitas perawatan wajah. Sayangnya, jika alat cukur atau pinset tidak steril, bakteri bisa masuk ke dalam pori-pori terbuka setelah pencukuran.
Hal ini dapat menyebabkan infeksi ringan yang ditandai dengan munculnya jerawat kecil-kecil di area alis.
Perubahan hormon, terutama saat menjelang menstruasi, masa pubertas, atau akibat stres berlebih, bisa meningkatkan produksi minyak di kulit.
Ketika produksi sebum meningkat, area yang sempit seperti alis bisa dengan mudah tersumbat dan akhirnya memunculkan jerawat hormonal.
Kebiasaan memegang atau menggaruk alis, apalagi dengan tangan yang kotor tanpa disadari bisa menyebabkan munculnya jerawat. Bakteri dan kotoran dari tangan bisa berpindah ke wajah dan menyebabkan peradangan.
Produk seperti sampo, kondisioner, atau hair serum bisa mengenai area alis saat kamu keramas atau merapikan rambut.
Kandungan bahan kimia dalam produk rambut yang tidak cocok dengan kulit wajah bisa memicu iritasi, yang akhirnya menyebabkan jerawat di alis.
Setelah seharian beraktivitas, sisa makeup dan kotoran bisa menumpuk di kulit wajah, termasuk di area alis.
Jika kamu terbiasa tidur tanpa membersihkan wajah secara menyeluruh, pori-pori di sekitar alis akan tersumbat dan timbul jerawat.
Pernahkah kamu melihat jerawat kecil muncul setelah mencabut atau waxing alis? Kondisi ini bisa disebabkan oleh rambut yang tumbuh ke dalam (ingrown hair). Saat rambut dicabut, terkadang ia tidak tumbuh ke arah luar, melainkan masuk kembali ke dalam kulit.
Hal ini dapat menyumbat folikel rambut dan memicu peradangan, yang kemudian terlihat seperti jerawat kecil di sekitar alis.
Baca Juga: 6 Perbedaan Purging dan Breakout, Jangan Sampai Salah!
Setelah memahami penyebabnya, kini saatnya kamu tahu bagaimana cara mengatasi jerawat di alis secara efektif. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan untuk meredakan sekaligus mencegah jerawat muncul kembali di area tersebut:
Pastikan saat mencuci wajah, kamu juga membersihkan area alis dengan lembut. Gunakan pembersih wajah yang sesuai jenis kulit dan hindari sabun wajah yang mengandung bahan terlalu keras.
Kamu juga bisa menggunakan micellar water atau makeup remover khusus mata untuk memastikan alis benar-benar bersih dari sisa makeup.
Tangan mengandung banyak bakteri, jadi sebaiknya hindari menyentuh alis sembarangan. Jika terasa gatal atau mengganggu, bersihkan tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah. Ini penting untuk mencegah bakteri berpindah dan memicu peradangan baru.
Pensil alis, brush, dan alat makeup lainnya harus dibersihkan secara rutin untuk menghindari penumpukan kuman.
Selain itu, hindari meminjam alat makeup dengan orang lain karena bisa meningkatkan risiko infeksi kulit.
Baca Juga: 7 Cara Menghilangkan Bruntusan di Wajah Berminyak
Produk yang berlabel non-comedogenic dirancang agar tidak menyumbat pori. Pilih produk makeup alis yang memiliki label ini agar aman digunakan sehari-hari, terutama jika kamu memiliki kulit yang mudah berjerawat.
Kamu juga bisa menggunakan chemical exfoliant seperti asam salisilat atau asam azelaat (azelaic acid) untuk membantu mengatasi jerawat di area alis.
Bahan ini bekerja dengan melunakkan komedo dan melepaskan ikatannya dari sel-sel kulit, sekaligus membersihkan pori-pori secara mendalam dari tumpukan sel kulit mati dan minyak berlebih.
Gunakan produk exfoliant ini dengan lembut dan sesuai petunjuk, agar tidak menyebabkan iritasi terutama di area sensitif seperti alis.
Jika jerawat di alis terus muncul dan tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau terapis kecantikan profesional. Mereka bisa memberikan perawatan yang lebih tepat sesuai dengan kondisi kulitmu.
Area alis memang sering terlupakan saat melakukan perawatan wajah, padahal kebersihannya sangat penting agar tidak menjadi tempat favorit bagi jerawat untuk tumbuh.
Perubahan hormon, kebiasaan buruk, hingga kesalahan dalam memilih produk makeup bisa menjadi pemicu utama yang harus kamu waspadai.
Kalau kamu sudah mencoba berbagai cara namun jerawat di alis tetap membandel, artinya kamu perlu perawatan yang lebih menyeluruh dan profesional.
Di sinilah peran klinik kecantikan seperti NMW Aesthetic Clinic sangat dibutuhkan. Salah satu solusi unggulan yang bisa kamu coba yautu perawatan Derma Face Therapy (DFT) yang sudah terbukti ampuh mengatasi jerawat dari akarnya.
Derma Face Therapy (DFT) di NMW Aesthetic Clinic merupakan rangkaian perawatan wajah yang sangat efektif untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori, serta menenangkan kulit yang sedang meradang akibat jerawat.
Prosedurnya dimulai dengan pembersihan kulit wajah secara mendalam, dilanjutkan dengan proses ekstraksi komedo secara hati-hati sehingga pori-pori tidak tersumbat lagi.
Setelah itu, kulit akan diberi masker yang diformulasikan sesuai kebutuhan kulitmu. Sebagai penutup, DFT menggunakan teknologi elektroforesis untuk membantu serum menembus lapisan kulit lebih dalam.
Teknologi ini memungkinkan serum bekerja lebih optimal sesuai fungsinya, baik untuk mengontrol minyak, menenangkan jerawat, maupun mencerahkan wajah.
Jadi, daripada terus mencoba-coba perawatan sendiri yang belum tentu cocok, lebih baik kamu konsultasikan kebutuhan kulitmu langsung dengan ahli di NMW Aesthetic Clinic.
Di sana, kamu akan mendapatkan analisa kulit secara menyeluruh dan rekomendasi perawatan yang benar-benar sesuai.
Hubungi NMW Aesthetic Clinic melalui WhatsAppsekarang juga untuk informasi lengkap dan jadwalkan perawatan Derma Face Therapy agar kulitmu kembali bersih, sehat, dan bebas jerawat di alis!
Penulis : Admin
Editor : Admin
Sumber : https://www.medicalnewstoday.com/articles/pimples-on-eyebrows
Dengan berbagai formula bermanfaat melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar ultraviolet matahari yang dapat menyebabkan kemerahan dan bintik hitam. tes
NMW Aesthetic Clinic menawarkan berbagai perawatan spa yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan kulit dan kecantikan Anda. Tersedia beragam pilihan, mulai dari berbagai jenis Facial untuk membersihkan dan menyegarkan kulit wajah, PDT (Photodynamic Therapy) untuk perawatan kulit lebih mendalam, hingga Face Therapy yang memberikan relaksasi sekaligus manfaat kesehatan untuk kulit.
Selain itu, ada juga layanan Contouring yang membantu mempertegas bentuk wajah serta rangkaian Advance Ageless Treatment yang dirancang khusus untuk melawan tanda-tanda penuaan dan menjaga kulit tetap sehat, kencang, dan bercahaya. Semua perawatan ini dilakukan dengan teknik profesional dan produk berkualitas tinggi untuk memastikan hasil terbaik bagi Anda.