Sahabat NMW, kulit mengelupas setelah peeling? Nah, lho! Panik nggak, tuh? Rasanya pasti bikin kamu jadi overthinking, normal nggak sih ini? Harus dibiarkan atau malah harus buru-buru ke klinik? Tenang dulu, bestie! Mengelupasnya kulit setelah peeling ternyata bukan hal aneh, tapi kamu juga tetap harus tahu batas normalnya.
Yuk, baca artikel ini sampai habis biar kamu makin paham kondisi kulitmu dan tahu cara merawatnya dengan tepat supaya wajah makin glowing maksimal!
Kalau kulit kamu mengelupas setelah melakukan perawatan peeling, baik itu chemical peeling maupun exfoliating treatment lainnya, itu normal, kok! Jadi kamu nggak perlu langsung parno duluan, ya.
Peeling itu pada dasarnya bertujuan untuk mempercepat proses pergantian sel kulit mati. Nah, saat lapisan kulit terluar yang kusam dan menumpuk itu mulai luruh, proses regenerasi kulit baru sedang berlangsung. Hasil akhirnya? Wajah kamu jadi kelihatan lebih cerah, halus, dan sehat!
Namun, proses mengelupas ini seharusnya terjadi secara perlahan, nggak menyakitkan, dan tanpa disertai kemerahan berlebihan, rasa terbakar, gatal parah, atau bahkan luka. Kalau kamu mengalami gejala-gejala tersebut, bisa jadi kulitmu sedang mengalami iritasi, alergi, atau reaksi negatif terhadap bahan kimia yang digunakan dalam peeling. Di sinilah pentingnya untuk selalu konsultasi dulu sebelum treatment dan tahu betul jenis kulitmu.
Baca Juga: Kenapa setelah Peeling Muncul Jerawat? Cek Faktanya di Sini!
Supaya kamu makin paham, yuk kita bedah satu per satu penyebab kulit bisa mengelupas setelah peeling. Siapa tahu setelah tahu, kamu jadi lebih siap dan nggak kaget lagi!
Yap, ini alasan paling umum dan justru jadi tanda bahwa peeling kamu berhasil, bestie! Saat kamu melakukan eksfoliasi, bahan aktif dalam peeling akan bekerja untuk “melonggarkan” ikatan antar sel kulit mati sehingga mereka lebih mudah terangkat. Alhasil, kulit akan terlihat mengelupas dalam beberapa hari.
Ada beberapa jenis peeling dengan level intensitas berbeda, dari yang ringan (superficial), sedang (medium), sampai yang dalam (deep peel). Kalau kamu melakukan peeling dengan kekuatan tinggi tanpa persiapan atau pengawasan profesional, efek sampingnya bisa lebih terasa, termasuk mengelupas berlebihan, kemerahan, atau bahkan luka.
Lagi haid, kurang tidur, atau baru sembuh dari sakit bisa bikin kulit kamu lebih reaktif, lho. Kalau nekat peeling saat kondisi kulit lagi “lemah”, efeknya bisa lebih keras dari biasanya, termasuk pengelupasan yang berlebihan.
Setelah peeling, kulit jadi lebih sensitif dan terbuka. Kalau kamu pakai produk yang mengandung alkohol, parfum, atau bahan aktif lain seperti retinol atau AHA/BHA lagi, bisa-bisa kulit kamu malah iritasi dan makin parah ngelupasnya.
Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Kulit Iritasi dan Cara Mengatasinya dengan Aman
Nah, sekarang saatnya kamu tahu cara terbaik merawat kulit setelah peeling biar hasilnya optimal dan nggak ada drama! Simak baik-baik, ya, Sahabat NMW!
Kalau kamu tipe yang hobi nyentuh wajah, ini saatnya latihan menahan diri! Tangan kita bisa membawa bakteri atau kotoran yang justru memperburuk kondisi kulit yang sedang sensitif. Keep your hands off your face, ya, bestie!
Sering banget nih kejadian, ngelihat kulit ngelupas, terus gemes, dan langsung dicabut. Padahal, tindakan ini bisa bikin kulit iritasi, luka, atau bahkan infeksi. Biarkan kulit mengelupas secara alami aja, ya!
Gunakan facial cleanser yang lembut, bebas parfum, dan nggak mengandung alkohol. Cuci wajah dengan air sejuk juga bisa bantu meredakan rasa perih atau panas setelah peeling. Hindari air hangat dulu, ya.
Kulit kamu kehilangan banyak kelembapan setelah peeling. Jadi, pastikan kamu pakai pelembap yang bisa bantu menenangkan dan menghidrasi kulit. Pilih yang mengandung ceramide, hyaluronic acid, atau aloe vera. Gunakan sesering mungkin biar kulit nggak kering dan ketarik.
Ini super penting. Kulit pasca peeling sangat sensitif terhadap sinar UV. Jadi, jangan pernah keluar rumah tanpa sunscreen minimal SPF 30. Aplikasikan ulang setiap 2-3 jam kalau kamu aktivitas di luar ruangan, ya.
Olahraga atau aktivitas berat bisa bikin kamu berkeringat, dan ini bisa memperparah iritasi di kulit pasca peeling. Jadi, istirahat dulu dari gym selama beberapa hari, ya. Nggak apa-apa, demi kulit glowing maksimal!
Jadi, kulit mengelupas setelah peeling Itu wajar, asal nggak berlebihan, nggak disertai gejala aneh, dan kamu tahu cara merawatnya dengan tepat. Kulit mengelupas setelah peeling itu justru tanda bahwa treatment kamu bekerja dengan baik.
Jangan panik, tapi juga jangan cuek, ya. Dengerin sinyal dari kulitmu, Sahabat NMW. Perhatikan apa yang kamu rasakan dan jangan ragu konsultasi kalau mulai muncul tanda-tanda iritasi atau reaksi yang nggak wajar.
Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Jerawat Meradang dengan Perawatan Tepat
Setelah melakukan peeling, wajar kalau kulit jadi lebih sensitif, terasa kering, bahkan mengelupas. Nah, ini saat yang tepat buat memberikan hidrasi maksimal dan nutrisi ekstra melalui Derma Face Therapy (DFT) dari NMW Aesthetic Clinic.
DFT adalah facial intensif yang dirancang untuk:
Mengembalikan kelembapan kulit
Menenangkan iritasi atau kemerahan
Menutrisi kulit agar cepat pulih dan tetap glowing
Menguatkan skin barrier pasca eksfoliasi
Yuk, konsultasi sekarang juga dan booking treatment-nya lewat WhatsApp NMW Aesthetic Clinic. Waktunya tampil makin percaya diri dengan kulit sehat dan glowing, Sahabat NMW!
Penulis : Admin
Editor : Admin
Sumber : https://www.alodokter.com/komunitas/topic/apa-yang-harus-dilakukan-setelah-kulit-terkelupas-pasca-chemical-peeling
Mencerahkan kulit, menjaga kekencangan kulit serta membantu menjaga kelembapan kulit. Kulit menjadi lebih cerah berseri.
NMW Aesthetic Clinic untuk Cosmetic Dermatology adalah pusat perawatan kulit terkemuka yang mengkhususkan diri dalam layanan dermatologi kosmetik. Kami berfokus untuk membantu memperbaiki dan meningkatkan penampilan kulit Anda dengan pendekatan yang aman, efektif, dan berbasis bukti ilmiah. Di klinik kami, berbagai perawatan kulit terkini dan teknologi mutakhir digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini, jerawat, bekas luka, hiperpigmentasi, serta masalah kulit lainnya.
Tim ahli dermatologi kami yang berpengalaman dan terlatih bekerja dengan penuh perhatian untuk merancang perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing individu. Kami memastikan bahwa setiap perawatan dilakukan dengan menggunakan produk berkualitas tinggi dan prosedur yang minim risiko, untuk memberikan hasil yang optimal dan memuaskan bagi setiap pasien.