Sahabat NMW, kamu pernah gak sih ngerasa kulit wajah kamu tiba-tiba kusam, kasar, dan kayak nggak “sehat”? Nah, bisa jadi itu bukan masalah skincare-nya, tapi karena kulit kamu lagi mengalami dehidrasi! Yuk, kita bahas tuntas tentang ciri-ciri kulit dehidrasi, penyebabnya, cara ngatasinnya, sampai rekomendasi perawatan biar kulit kamu kembali glowing dan sehat maksimal!
Baca Juga: Perawatan Kulit: Kunci Menuju Kulit Sehat dan Bersinar
Kondisi kulit dehidrasi bisa dialami siapa saja dan apa pun jenis kulit kamu. Berikut ini beberapa ciri khas kulit dehidrasi yang perlu kamu waspadai. Siapa tahu kamu lagi ngalamin salah satunya sekarang!
Kalau setelah cuci muka kamu merasa kayak kulit wajah ketarik atau terlalu kencang, itu bukan tanda kulit bersih maksimal ya, tapi bisa jadi tanda kulitmu lagi dehidrasi.
Kondisi ini terjadi karena air di permukaan kulit menguap dan nggak tergantikan oleh kelembapan dari dalam.
Garis halus bisa muncul bukan hanya karena penuaan, tapi juga karena kulit kurang air. Biasanya garis halus ini muncul di sekitar mata dan pipi saat kamu senyum.
Kulit yang cukup terhidrasi akan lebih kenyal dan garis halus pun nggak gampang muncul.
Ciri lain yang paling gampang dikenali adalah tampilan kulit yang kusam. Kulit dehidrasi kehilangan cahaya alaminya karena sel-sel kulit mati menumpuk dan permukaan kulit jadi kasar. Bye bye glowing skin!
Kalau kamu raba permukaan kulit dan terasa nggak halus atau bahkan ngelupas di beberapa titik, bisa jadi itu tanda dehidrasi. Apalagi kalau kamu pakai makeup dan hasilnya cracking atau nggak nempel sempurna, wah, bisa makin jelas tuh kondisinya.
Nah, yang satu ini cukup mengganggu dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kulit dehidrasi gampang banget iritasi, bahkan kadang terasa gatal. Ini terjadi karena skin barrier kamu melemah akibat kekurangan air.
Ironis, ya? Tapi ini fakta, saat kulit kekurangan air, tubuh justru memproduksi lebih banyak minyak untuk “mengkompensasi” kekeringan. Jadi jangan heran kalau wajah kamu berminyak tapi tetap terasa kering, itu tandanya kulit kamu dehidrasi, bukan berminyak semata.
Kulit dehidrasi bisa kehilangan cairan dalam tubuh, sehingga menyebabkan kulit kehilangan elastisitas kulit dan tampak lebih tipis serta mudah tertarik.
Berbeda dengan kulit kering yang kekurangan minyak alami di permukaan kulit, dehidrasi terjadi karena kurangnya asupan cairan dan bisa dikenali dari ciri kulit kusam atau terasa kencang.
Kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein dan minuman beralkohol berlebihan dapat mempercepat proses buang air, mengurangi air dalam tubuh, dan memengaruhi warna kulit.
Penggunaan air panas juga sebaiknya dihindari karena bisa memperparah dehidrasi. Jaga kebutuhan cairan agar organ tubuh, termasuk kulit, tetap sehat.
Baca Juga: 7 Manfaat Botox Wajah untuk Tampilan Lebih Awet Muda
Sebelum membahas lebih lanjut, perlu diketahui bahwa hampir 64% struktur kulit terdiri dari air. Cairan ini penting dalam menjaga elastisitas lapisan terluar kulit (epidermis) sekaligus mencegah kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Ketika kadar air dalam kulit berkurang, fungsi pelindung kulit bisa terganggu dan membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, peradangan, hingga penuaan dini.
Berikut beberapa penyebab umum kulit mengalami dehidrasi:
Ini nih yang sering disepelekan. Minum air putih cukup itu penting banget buat hidrasi dari dalam. Setidaknya, kamu membutuhkan 8 gelas air atau sekitar 2 liter dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan hidrasimu dan memastikan tidak kekurangan cairan. Kalau tubuh kekurangan asupan cairan, ya gimana kulit mau lembap dan glowing?
Eksfoliasi memang penting buat angkat sel kulit mati, tapi kalau kamu melakukannya terlalu sering, skin barrier kamu bisa rusak dan kelembapan alami kulit malah ikut terangkat. Akibatnya? Kulit jadi dehidrasi dan sensitif deh.
Udara yang kering, berangin, atau terlalu panas bisa bikin air di permukaan kulit menguap lebih cepat. Apalagi kalau kamu tinggal di daerah ber-AC terus-menerus, itu bisa memperparah kondisi kulit dehidrasi.
Hati-hati memilih produk skincare, ya. Kalau produk yang kamu pakai mengandung alkohol tinggi atau bahan aktif yang terlalu kuat, kulit bisa mengalami iritasi dan kekeringan. Hal ini sering terjadi pada kamu yang baru mulai pakai retinol atau AHA/BHA.
Kurang tidur, stres, konsumsi makanan tinggi garam dan gula, serta kebiasaan merokok bisa mengganggu keseimbangan cairan tubuh dan memengaruhi kesehatan kulit secara keseluruhan.
Baca Juga: 9 Manfaat Facial Treatment agar Kulit Lebih Glowing Alami
Tenang, Sahabat NMW, kulit dehidrasi bukan akhir dari segalanya. Kamu bisa banget mengatasinya dengan merawat kulit secara sederhana tapi konsisten berikut ini:
Langkah pertama yang paling simpel tapi sering diabaikan yaitu minum air putih. Kulit kamu butuh air dari dalam untuk bisa tampil sehat dan terhidrasi dengan baik. Kalau kamu sering beraktivitas di luar ruangan, olahraga, atau tinggal di tempat ber-AC, jumlahnya perlu ditambah dari 8 gelas tadi ya.
Pilih produk skincare yang memang dirancang untuk menghidrasi kulit, bukan hanya melembapkan permukaan saja. Kandungan seperti hyaluronic acid, glycerin, panthenol, ceramide, dan squalane merupakan sahabat terbaik untuk kulit dehidrasi.
Selain dari luar, kondisi kulit juga dipengaruhi dari dalam. Konsumsi makanan yang tinggi air seperti buah-buahan (semangka, jeruk, timun), perbanyak sayur, dan kurangi asupan garam serta kafein yang bisa bikin tubuh cepat kehilangan cairan.
Jangan lupa juga tidur cukup dan kelola stres, karena dua hal ini sangat berpengaruh pada kondisi kulit kamu.
Sunscreen bukan cuma untuk mencegah penuaan dini dan flek hitam, tapi juga melindungi kulit dari dehidrasi akibat sinar UV. Paparan sinar matahari bisa membuat kelembapan alami kulit menguap lebih cepat.
Jadi, pastikan kamu pakai sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi, bahkan saat kamu hanya beraktivitas di dalam ruangan.
Last but not least, kamu bisa mempertimbangkan facial secara rutin di klinik kecantikan profesional.
Dengan facial yang tepat, kulit kamu bisa dibantu untuk kembali lembap dan sehat lebih cepat karena proses perawatannya lebih intensif dan sesuai dengan kebutuhan kulitmu.
Setelah tahu cara mengatasi kulit dehidrasi, penting juga untuk preventive action alias mencegah supaya kondisi ini tidak terus berulang. Kulit yang sehat dan terhidrasi dengan baik butuh perawatan yang konsisten dari luar maupun dalam.
Apalagi bagi kamu yang memiliki jenis kulit kering, menjaga kelembapan jadi dua kali lebih penting agar kulit tetap sehat dan terlindungi.
Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kulit yang dehidrasi sejak dini:
Cukupi Asupan Cairan Harian
Pastikan kamu minum air putih minimal 8 gelas sehari atau lebih jika kamu aktif bergerak. Air adalah kunci utama dalam menjaga kelembapan kulit dari dalam tubuh.
Gunakan Produk Skincare yang Menghidrasi
Pilih skincare dengan kandungan seperti hyaluronic acid, glycerin, dan ceramide yang mampu menarik dan mengunci kelembapan di lapisan kulit agar kulit tetap terhindar dari dehidrasi.
Hindari Penggunaan Air Panas Saat Mencuci Wajah
Air panas bisa mengikis kelembapan alami kulit. Penggunaan air panas yang terlalu sering juga dapat memicu dehidrasi dan membuat kulit terasa makin kencang atau tertarik.
Batasi Konsumsi Kafein dan Alkohol
Minuman berkafein dan alkohol dapat menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Kalau pun tetap ingin mengonsumsinya, imbangi dengan banyak minum air putih agar kulit tetap lembap.
Gunakan Sunscreen Setiap Hari
Paparan sinar UV bisa mempercepat penguapan air di kulit. Gunakan sunscreen minimal SPF 30, bahkan saat kamu berada di dalam ruangan, untuk menjaga perlindungan ekstra.
Jaga Pola Tidur dan Kelola Stres
Tidur cukup dan stres yang terkontrol berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon dan menjaga kulit tetap sehat.
Konsumsi Makanan Bernutrisi dan Tinggi Kandungan Air
Perbanyak makan buah dan sayur yang kaya air seperti semangka, jeruk, mentimun, serta makanan tinggi antioksidan untuk mendukung kelembapan alami kulit dari dalam.
Itulah dia pembahasan lengkap tentang ciri-ciri kulit dehidrasi yang seringkali nggak disadari. Mulai dari rasa kencang di kulit, kusam, garis halus, sampai kulit berminyak tapi tetap kering, semua itu bisa jadi tanda kulit kamu sedang berteriak minta tolong karena kekurangan air.
Sekarang kamu udah tahu penyebabnya dan cara mengatasinya. Jadi, jangan biarkan kulit kamu menderita dalam diam, ya.
Yuk, mulai lebih peduli dengan kebutuhan hidrasi kulitmu!
Kalau kamu udah merasa semua ciri-ciri kulit dehidrasi tadi ada di wajah kamu, berarti ini saatnya kamu kasih extra treatment buat kulitmu. Salah satu cara paling cepat dan efektif untuk mengembalikan kelembapan kulit yaitu dengan mendatangi klinik facial yang tepat dan NMW Aesthetic Clinic bisa jadi jawabannya, Sahabat NMW!
Di NMW Aesthetic Clinic, kamu bisa menikmati facial yang dirancang khusus untuk mengembalikan hidrasi kulit. Berikut keunggulannya:
Proses deep cleansing untuk membersihkan pori-pori secara menyeluruh
Pemijatan wajah lembut yang membantu melancarkan sirkulasi darah
Ekstraksi komedo yang nyaman dengan serum berlian
Penggunaan peel off mask yang menenangkan dan menyegarkan kulit
Perawatan dilakukan oleh dokter profesional
Konsultasi terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan kondisi kulitmu
Jadi, jangan tunggu kulit kamu makin kusam, sis. Yuk, jadwalkan konsultasi sekarang juga dan booking facial pertamamu di NMW Aesthetic Clinic. Kulit glowing dan sehat bukan lagi mimpi, tapi bisa kamu wujudkan mulai hari ini juga!
Penulis : Admin
Editor : Admin
Sumber : https://www.healthline.com/health/dehydrated-skin#treatment
Mencerahkan kulit, menjaga kekencangan kulit serta membantu menjaga kelembapan kulit. Kulit menjadi lebih cerah berseri.
NMW Aesthetic Clinic untuk Cosmetic Dermatology adalah pusat perawatan kulit terkemuka yang mengkhususkan diri dalam layanan dermatologi kosmetik. Kami berfokus untuk membantu memperbaiki dan meningkatkan penampilan kulit Anda dengan pendekatan yang aman, efektif, dan berbasis bukti ilmiah. Di klinik kami, berbagai perawatan kulit terkini dan teknologi mutakhir digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini, jerawat, bekas luka, hiperpigmentasi, serta masalah kulit lainnya.
Tim ahli dermatologi kami yang berpengalaman dan terlatih bekerja dengan penuh perhatian untuk merancang perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing individu. Kami memastikan bahwa setiap perawatan dilakukan dengan menggunakan produk berkualitas tinggi dan prosedur yang minim risiko, untuk memberikan hasil yang optimal dan memuaskan bagi setiap pasien.