Perbedaan fungal acne dan bruntusan sering kali sulit dikenali karena keduanya memiliki tampilan yang mirip, seperti bintik kecil di wajah yang terasa gatal atau kasar. Namun, penting untuk memahami bahwa penyebab dan penanganannya berbeda. Fungal acne disebabkan oleh pertumbuhan jamur berlebih pada kulit, sementara bruntusan biasanya dipicu oleh penumpukan sel kulit mati, minyak berlebih, atau reaksi terhadap produk tertentu.
Simak perbedaannya di bawah ini.
Meski disebut acne, sebenarnya fungal acne bukanlah jerawat biasa. Nama lainnya adalah malassezia folliculitis, yaitu kondisi peradangan pada folikel rambut yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur malassezia, sejenis jamur yang secara alami ada di kulit. Namun, dalam kondisi tertentu, jamur ini bisa berkembang biak secara berlebihan dan memicu infeksi.
Berbeda dengan fungal acne, bruntusan bukanlah istilah medis, melainkan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit dengan tekstur tidak rata, berisi bintik-bintik kecil seperti pasir. Bruntusan bisa muncul di berbagai area wajah, terutama di dahi, dagu, dan pipi.
Baca Juga: 7 Macam-Macam Jerawat dan Cara Mengatasinya Efektif
Walau tampak serupa sekilas, fungal acne dan bruntusan memiliki sejumlah perbedaan penting yang perlu kamu ketahui. Berikut ini perbedaan utama antara keduanya:
Perbedaan paling mendasar antara fungal acne dan bruntusan yaitu penyebabnya. Fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia, yang sebenarnya merupakan mikroorganisme normal pada kulit. Namun, saat terjadi ketidakseimbangan mikroflora, misalnya karena cuaca lembap, pemakaian antibiotik, atau penggunaan produk skincare yang terlalu berminyak, jamur ini dapat tumbuh secara berlebihan dan menginfeksi folikel rambut.
Sementara itu, bruntusan bukan disebabkan oleh jamur, melainkan akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, atau kotoran. Bruntusan juga bisa timbul sebagai reaksi alergi terhadap produk tertentu, efek perubahan hormon, atau iritasi ringan. Karena penyebabnya multifaktor, penanganan bruntusan biasanya memerlukan identifikasi pemicunya terlebih dahulu.
Secara visual, fungal acne muncul dalam bentuk bintik-bintik kecil yang tampak seragam ukurannya. Fungal acne bisa berwarna merah muda atau kemerahan dan cenderung menonjol. Salah satu ciri khasnya yaitu ruam-ruam ini muncul berkelompok dan menyebar di area kulit tertentu, seperti dahi, dada, dan punggung atas. Saat disentuh, fungal acne terasa padat dan terkadang menimbulkan nyeri ringan atau sensasi terbakar.
Sebaliknya, bruntusan terlihat seperti tonjolan kecil yang tidak meradang. Warna kulitnya biasanya tetap, meskipun bisa sedikit memerah jika digaruk atau terkena iritasi. Saat kamu meraba permukaannya, kulit terasa kasar dan tidak rata, mirip seperti pasir halus. Bruntusan juga bisa tampak seperti komedo tertutup (closed comedones), namun tidak terlalu menonjol.
Baca Juga: 6 Perbedaan Purging dan Breakout, Jangan Sampai Salah!
Fungal acne cenderung muncul di area tubuh yang rentan lembap atau tertutup pakaian, seperti punggung atas, dada, leher, dan dahi. Hal ini karena jamur malassezia sangat menyukai kondisi lembap dan hangat, sehingga daerah yang banyak berkeringat menjadi tempat ideal untuk pertumbuhannya.
Sementara itu, bruntusan biasanya lebih dominan di area wajah seperti dahi, hidung, dagu (bagian T-zone), dan pipi. Area-area ini cenderung lebih berminyak sehingga lebih mudah mengalami penyumbatan pori.
Salah satu indikator penting yang membedakan fungal acne dari bruntusan adalah sensasi gatal. Fungal acne hampir selalu disertai rasa gatal yang bisa menjadi sangat mengganggu, terutama setelah beraktivitas, berkeringat, atau saat malam hari. Gatal ini muncul karena respons sistem imun terhadap pertumbuhan jamur.
Sebaliknya, bruntusan biasanya tidak menimbulkan rasa gatal. Jika pun terasa tidak nyaman, biasanya itu disebabkan oleh iritasi akibat gesekan, pemakaian produk tertentu, atau terlalu sering disentuh. Rasa gatal bukanlah gejala utama bruntusan.
Inilah perbedaan krusial yang sering membuat orang keliru. Fungal acne tidak akan membaik dengan pengobatan jerawat biasa seperti benzoyl peroxide, salicylic acid, atau antibiotik topikal. Bahkan, penggunaan antibiotik bisa memperparah kondisi karena mematikan bakteri baik yang menjaga keseimbangan flora kulit. Fungal acne memerlukan penanganan dengan obat antijamur seperti ketoconazole, clotrimazole, atau fluconazole.
Sedangkan bruntusan cenderung responsif terhadap produk pengelupasan ringan dan pengontrol minyak seperti exfoliating toner yang mengandung AHA/BHA, clay mask, atau retinoid ringan. Produk skincare dengan bahan non-komedogenik dan formula ringan sangat dianjurkan untuk memperbaiki tekstur kulit yang bruntusan.
Baca Juga: 5 Perbedaan Peeling dan Scrub untuk Perawatan Wajahmu
Agar kamu lebih paham perbedaan fungal acne dan bruntusan, berikut perbedaannya dalam bentuk tabel:

Itulah dia penjelasan lengkap mengenai perbedaan fungal acne dan bruntusan yang wajib kamu pahami. Meskipun tampak mirip di permukaan, keduanya berasal dari penyebab yang sangat berbeda dan memerlukan pendekatan perawatan yang spesifik.
Salah diagnosa bisa membuat masalah kulit makin parah. Maka dari itu, penting untuk mengenali gejalanya secara cermat dan mencari bantuan profesional jika kondisi kulitmu tidak kunjung membaik.
Sahabat NMW, jika kamu sedang menghadapi masalah fungal acne, bruntusan, atau keduanya sekaligus, tak perlu khawatir. NMW Aesthetic Clinic hadir sebagai solusi terbaik untuk mewujudkan kulit impianmu.
Temukan Solusi Kulit Halus dan Sehat Hanya di NMW Aesthetic Clinic!
Sebagai klinik facial treatment terbaik, kami menyediakan facial dengan aplikasi serum berlian yang difomulasikan khusus untuk membantu membersihkan pori-pori secara mendalam, meredakan iritasi, dan mempercepat regenerasi kulit.
Facial ini dilengkapi dengan tahapan lengkap mulai dari pembersihan wajah, pemijatan relaksasi, ekstraksi komedo yang nyaman dan minim rasa sakit, hingga penggunaan peel off mask yang menenangkan. Tak hanya itu, semua prosedur dilakukan oleh tenaga ahli yang sudah berpengalaman dalam bidang dermatologi dan estetika medis, sehingga kamu bisa merasa aman dan nyaman selama treatment berlangsung.
Yuk, jadwalkan sesi perawatan pertamamu sekarang juga dengan menghubungi NMW Clinic via WhatsApp. Jangan biarkan fungal acne dan bruntusan mengganggu kepercayaan dirimu lebih lama lagi!
Dengan berbagai formula bermanfaat melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar ultraviolet matahari yang dapat menyebabkan kemerahan dan bintik hitam. tes
NMW Aesthetic Clinic untuk Cosmetic Dermatology adalah pusat perawatan kulit terkemuka yang mengkhususkan diri dalam layanan dermatologi kosmetik. Kami berfokus untuk membantu memperbaiki dan meningkatkan penampilan kulit Anda dengan pendekatan yang aman, efektif, dan berbasis bukti ilmiah. Di klinik kami, berbagai perawatan kulit terkini dan teknologi mutakhir digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini, jerawat, bekas luka, hiperpigmentasi, serta masalah kulit lainnya.
Tim ahli dermatologi kami yang berpengalaman dan terlatih bekerja dengan penuh perhatian untuk merancang perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing individu. Kami memastikan bahwa setiap perawatan dilakukan dengan menggunakan produk berkualitas tinggi dan prosedur yang minim risiko, untuk memberikan hasil yang optimal dan memuaskan bagi setiap pasien.
Penulis : Admin
Editor : Admin
Sumber : https://www.alodokter.com/komunitas/topic/perbedaan-bruntusan-dan-fungal-acne-itu-seperti-apa-